Feeds:
Posts
Comments

net user administrator /active:no

net user administrator /active:yes

Puasa Arafah ?

Dari Ibnu Abbas Ra bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa keutamaan berpuasa di bulan Dzulhijjah antara lain :

Tanggal 1 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 1 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Allah SWT mengampuni segala dosa dari Nabi Adam As, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka Allah SWT ampuni segala dosa orang tsb yang berhubungan dengan dosanya kepada Allah SWT

Tanggal 2 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 2 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Allah SWT mengabulkan doa Nabi Yunus As, yaitu ketika beliau meminta dikeluarkan dari perut ikan paus yang telah menelannya, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka seakan – akan ia telah beribadah setahun penuh dan tidak melakukan maksiat walau sekejap mata.

Tanggal 3 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 3 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Allah SWT mengabulkan doa Nabi Zakaria As, yaitu ketika beliau telah menikah sekian lama namun belum juga dikaruniai anak maka pada hari itu tanggal 3 Dzulhijjah Allah SWT mengaruniai seorang putra yaitu Nabi Yahya As, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb Allah SWT akan mengabulkan segala doa orang tsb.

Tanggal 4 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 4 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Nabi Isa As dilahirkan, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka akan Allah SWT hilangkan darinya segala macam kesusahan dan kemiskinan dalam hidupnya dan nanti di hari kiamat akan Allah SWT kumpulkan orang tsb bersama para malaikat

Tanggal 5 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 5 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Nabi Musa As dilahirkan, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka akan Allah SWT hilangkan darinya segala macam sifat munafik dan bebas dari azab kubur.

Tanggal 6 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 6 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Allah SWT berikan kepada para Nabi dengan kebaikan, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka Allah SWT akan memandang kepada orang tsb dengan pandangan kasih sayang dan tidak akan Allah SWT memberikan siksa kepadanya.

Tanggal 7 DzulhijjahNabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 7 Dzulhijjah bertepatan dengan hari dimana Allah SWT kunci rapat – rapat pintu neraka sampai 3 hari kedepannya (sampai tanggal 10 Dzulhijjah), maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka Allah SWT tutup untuknya 30 pintu kesusahan dan Allah SWT bukakan 30 pintu kebaikan untuknya.

Tanggal 8 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 8 Dzulhijjah bertepatan dengan hari tarwiyyah, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka hanya Allah SWT yang mengetahui akan pahala orang tsb.

Tanggal 9 Dzulhijjah
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Bahwa pada tanggal 9 Dzulhijjah bertepatan dengan hari ‘arafah, maka siapa orang yang berpuasa pada hari tsb maka Allah SWT ampuni dosa orang tsb di setahun yang lalu dan setahun yang kan datang.

Sumber: Kitab “Durratun Nashihin”

NIAT PUASA ARAFAH;

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

Ejaan: Nawaitu Sauma ‘Arafata Sunnatal Lillahi Ta’ala
Artinya:“Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”


Dan Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa di hari ‘Arafah. Maka Baginda bersabda: “Ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Imam Muslim)
Juga daripada hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra:
Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang berpuasa pada Hari ‘Arafah bagi mereka yang berada di ‘Arafah. (HR. Abu Dawud dan an-Nasa’ie; at-Thabrani dari Aisyah rha) [1]
Disunatkan juga berpuasa pada hari ke 8 Dzulhijjah di samping berpuasa pada hari ‘Arafah (9 Dzulhijjah) sebagai langkah berhati-hati yang mana kemungkinan pada hari ke 8 Dzulhijjah itu adalah hari yang ke 9 Dzulhijjah (Hari ‘Arafah). Bahkan adalah disunnahkan berpuasa delapan hari, yaitu dari hari yang pertama bulan Dzulhijjah hingga ke hari yang kedelapan bagi orang yang mengerjakan haji atau tidak mengerjakan haji, bersama-sama dengan hari ‘Arafah.
Diriwayatkan dari Ibn Abbas ra:
Rasulullah SAW bersabda: “Tiada amal yang sholeh yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih disukai daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama dalam bulan Dzulhijjah).” (HR. al-Bukhari)
Dalam hadits yang lain yang diriwayatkan dari Hunaidah bin Khalid, dari isterinya, dari beberapa isteri Nabi SAW:
Sesungguhnya Rasulullah SAW melakukan puasa sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, di hari ‘Asyura dan tiga hari di setiap bulan yaitu hari Senin yang pertama dan dua hari Kamis yang berikutnya. (HR. Imam Ahmad dan an-Nasa’ie)

Adapun berpuasa pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari-hari tasyrik (11, 12 dan 13 Dzulhijjah) adalah diharamkan berdasarkan hadith yang diriwayatkan dari Umar ra:
Bahwasanya Rasulullah SAW melarang berpuasa pada dua hari, iaitu Idul Adha dan Idul Fitri. (HR. Imam Muslim, Ahmad, an-Nasa’ie, Abu Dawud)

Serta hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra:
Rasulullah SAW telah mengirimkan Abdullah Ibn Huzhaqah untuk mengumumkan di Mina: “Kamu dilarang berpuasa pada hari-hari ini (hari tasyrik). Ia adalah hari untuk makan dan minum serta mengingati Allah.” (HR. Imam Ahmad, sanadnya hasan) [2]


[1] al-Imam as-Syaf’ie rh berpendapat; “Disunatkan puasa pada hari ‘Arafah bagi mereka yang tidak mengerjakan ibadah haji. Adapun bagi yang mengerjakan ibadah haji, adalah lebih baik untuknya berbuka agar ia kuat berdoa di ‘Arafah.” Dari pendapat Imam Ahmad rh pula; “Jika ia sanggup berpuasa maka boleh berpuasa, tetapi jika tidak hendaklah ia berbuka, sebab pada hari ‘Arafah memerlukan kekuatan (tenaga).” Begitu juga dengan para sahabat yang lain, lebih banyak yang cenderung untuk tidak berpuasa pada hari ‘Arafah ketika mengerjakan ibadah haji

[2] Ulama Syafi’iyyah membenarkan untuk berpuasa pada hari tasyrik hanya untuk keadaan tertentu seperti bersumpah, qadha puasa di bulan Ramadhan serta puasa kifarah (denda).


“…puasa hari Arafah, saya (Nabi Saw) berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai penebus (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya..” (HR.  Muslim dan Ahmad).

Dibolehkan juga puasa sunah dari tanggal 1 s.d. 8 Dzulhijjah. Jadi, kalau dilaksanakan, maka puasa sunahnya dari tangal 1 s.d. 9 Dzulhijjah , berdasarkan hadits yang berisi anjuran memperbanyak ibadah di 10 hari pertama bulan Dzulhijah

“Dari Ibni Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak ada amal yang lebih dicintai Allah dari hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah)’. Mereka (para sahabat) bertanya, ‘Ya Rasulullah SAW, dibandingkan dengan jihad fi sabilillah?’ Jawab Rasul, ‘Meskipun dibandingkan dengan jihad fi sabililllah…” (HR. Jamaah kecuali Muslim dan Nasai, Nailul Authar: 3/312). Wallahu a’lam.*


Adapun tentang fadhilah atau keutamaan berpuasa hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah didasarkan pada hadits berikut ini:

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)

Selain itu, memang pada hari-hari pada sepersepuluh bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang istimewa untuk menjalankan ibadah seperti puasa. Abnu Abbas RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ أيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيْهَا أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِيْ أَياَّمُ اْلعُشْرِ قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ! وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ إلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهُ فَلَمْ يَرْجِعُ مِنْ ذَلِكَ شَيْءٌ

Diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulallah, walaupun jihad di jalan Allah? Rasulullah bersabda: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya atau menjadi syahid. (HR Bukhari)

Sumber all : googling.

Winver

Check windows version build

winver

Capture

Info Kode Prossesor

5021669_20140625010838

Ganti port 443 ke 4430 karena sudah terpakai vmware

change port

  1. Install Xampp
  2. Buat database magento di PHPmyadmin – htpp://localhost/xampp
  3. Copy magento ke c:/xampp/htdocs/
  4. Akses ke http://localhost/magento gunakan Firefox browser agar pas setingan currency bisa dirubah.