Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘debian’

Error apt-get update

Error:

W: GPG error: http://ftp.us.debian.org lenny Release: The following signatures couldn’t be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY AED4B06F473041FA
W: You may want to run apt-get update to correct these problems

Ssolution:

#apt-get install debian-archive-keyring

Read Full Post »

Link

Read Full Post »

Hardware :

Processor 3 ghz intel celeron

Hardisk 80 GB

Memory 1 Gb

Partisi standar:

/ = 40 GB

swap = 2,7 GB ( 2 x memory fisik )

/home = sisanya 37,3 gb

file system ext3

Recommended partisi :

Partisi /{root}  dibagi menjadi : /usr, /var, /tmp, and /home jika sistem digunakan multi-user - banyak pengguna

  1. /usr/local digunakan jika akan merencanakan mengginstall beberapa program yang bukan bagian dari distribusi debian.
  2. /var/mail digunakan untuk merencanakan sebuah Mail Server.
  3. /tmp digunakan sebagai temporary folder min:20-50 MB
  4. /home digunakan sbg tempat penyimpanan file user jika server yang akan disetting untuk menangani banayak user.

Referensi : http://www.debian.org/releases/stable/s390/apcs03.html.en

Read Full Post »

Debian Lenny Gateway

Gateway menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang berbeda untuk berkomunikasi dengan protokol yang berbeda, Untuk komputer yang dijadikan gateway biasanya memakai minimal 2 Lan Card atau lebih.

gateway

Langkah – langkah

1. Install debian lenny base system

2.Setting hostname

#vim /etc/hostname

#/bin/hostname namakomputer

3. setting DNS

#vim /etc/resolv.conf

search my.server

nameserver 192.168.1.1

***Jikalau pakai DHCP client tdk perlu diset.

4.Setting IP address

Configure Lan card di /etc/network/interfaces dengan menggunakan VIM (untuk mengetahui perintah atau file2 di linux gunakan perintah MAN ):

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
 address 192.168.1.123
 gateway 192.168.1.1
 netmask 255.255.255.0
 network 192.168.1.0
 broadcast 192.168.1.255

auto eth1
iface eth1 inet dhcp

5. Restart ipaddress #/etc/init.d/networking restart or #ifdown/ifup eth1/eth0
6. Setting Default gateway
   Untuk mengetahui gateway yang dipakai ketikin
   #netstat -nr

Kernel IP routing table
Destination     Gateway         Genmask         Flags   MSS Window  irtt Iface
192.168.1.0     0.0.0.0         255.255.255.0   U         0 0          0 eth0
0.0.0.0         192.168.1.1     0.0.0.0         UG        0 0          0 eth0

Atau dengan perintah ROUTE
#/sbin/route

Kernel IP routing table
Destination     Gateway         Genmask         Flags Metric Ref    Use Iface
192.168.1.0     *               255.255.255.0   U     0      0        0 eth0
default         router          0.0.0.0         UG    0      0        0 eth0

#sbin/route -n

Untuk merubah default gateway pertama harus menghapus gateway yg ada

/sbin/route del default gw 192.168.1.1
lalu masukan alamat gateway baru

/sbin/route add default gw 192.168.1.100

Hopeeely use full smileyvault-cute-big-smiley-animated-064

Read Full Post »

akhirnya kusentuh kembali si DEBIAN

debian-desktopStelah lama kutinggalkan dia slma setahun akibat kesibukan yg tdk terkendali , akhirnya saya bisa rujuk lsmaa dia lagi. Oh debian . Cintaku yg lama bersemi kembali.

Read Full Post »

Pake perintah shutdown

#shutdown 20:00

(Untuk mematikan komputer pada jam 8 malem)

#shutdown -c

(membatalkan proses schedule shutdown)

#shutdown -r now

 (restart skarang atau parameter now diganti waktunya)

Pake shortcutkey CTRL-ALT-DELt dimodif

#vim /etc/inittab

Script dibawah dirubah

ca:12345:ctrlaltdel:/sbin/shutdown -t1 -a -r now

Menjadi

ca:12345:ctrlaltdel:/sbin/poweroff

or

ca:12345:ctrlaltdel:/sbin/shutdown 20:00

or

ca:12345:ctrlaltdel:/bin/echo “Punteun teu tiasa dipencet CTRL+ALT+DEL”

Read Full Post »